Kamis, 22 Februari 2018

Materi Pemrogramman WEB 2

1. Konsep Dasar Web Design

  • Perencanaan website 


Proses ini merupakan awal dalam merencanakan halaman web. Dimulai dengan mengumpulkan seluruh data serta informasi kemudian hasil akhirnya adalah sebuah “site map” lalu dimulai dengan merancang  tata letak (LayOut) halaman, biasanya dilakukan mendesain tata letak halaman depan dan halaman kedua. Dalam mendesain halaman ini beberapa komponen penting biasanya masuk adalah content, rencana letak image, copyright/hak cipta (bagian footer), serta komponen website dan hal lain yang dianggap perlu (animasi, video, musik, dll).


2. Struktur Halaman WEB

3. Desain Halaman Web Dasar 
Berdasarkan hal diatas selanjutnya kita mulai melakukan desain web dengan menterjemahkan perencanaan ke dalam software desain, keahlian yang mesti diperdalam adalah typografi (kemampuan memilih font yang tepat), tata letak halaman (menguasai kemampuan membagi ruang halaman), pewarnaan (menguasai konsep warna dan pemilihan warna berdasarkan warna perusahaan dan teori pencampuran warna). Software yang digunakan salah satunya Adobe Photoshop, dengan mempelajari pembuatan tombol/navigasi, background, bekerja dengan teks, manipulasi gambar/image, dan khususnya memperdalam teknik – teknik desain website.

4.  Dasar script HTML

   script :
   | <html>
   | <head>
   | <title> Judul / Title </title>
   | </head>
   |  <body>     
   |
   | </body>
   | </html>

   Hasil Tampilan :

5. Heading

   script :
   |<html>
   |   <head>
   |        <title>Latihan 01</title>
   |   </head>
   |<body>
   |  <h1> Heading 1 - 24 Point </h1>
   |  <h2> Heading 2 - 18 Point </h2>
   |  <h3> Heading 3 - 14 Point </h3>
   |  <h4> Heading 4 - 12 Point </h4>
   |  <h5> Heading 5 - 10 Point </h5>
   |  <h6> Heading 6 - 7 Point </h6>
   |       Normal body text - 12 Point
   |</body>
   |</html>

6. Paragraf dan Break

    script :
    |<html>
    | <head>
    | <title>Latihan 02</title>
    | </head>
    | <body>
    | ITN Malang<br>
    | Fakultas Teknologi Indsutri
    | Program Studi Teknik Informatika
    | <p>
    | Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
    | </body>
    | </html>

   Hasil Tampilan :
7. HR (Horizontal Rule)

 script :
 |<html>
 | <head>
 |    <title>Latihan 03</title>
 | </head>
 | <body>
 | <h1>ITN MALANG</h1><hr>
 | </body>
 |</html>

Hasil Tampilan :

8. Font

  script :
  | <html>
  | <head>
  | <title>Latihan 04</title>
  | </head>
  | <body>
  | <font face=verdana size=12 color=blue>Welcome to irgiyoga.blogspot.com</font>
  | </body>
  | </html>

 Hasil Tampilan :


Materi Pemrogramman WEB 1


1. Apa itu Website?


Webstie adalah sekumpulan halaman yang  menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak,data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).


2. Jenis Jenis Web Sites :

      2.1 Web statis


  • Isi informasi website tetap,
  • Jarang berubah
  • Isi informasinya searah hanya dari pemilik website
  • Menggunakan HTML
  • Menggunakan teknik client side progamming, yaitu script/pemprogramman yang diterjemahkan diisi client dimana script tersebut akan langsung dikirimkan ke browser client tanpa harus diterjemahkan oleh web server, contohnya script HTML, Java Script, txt, dll
      2.2 Web Dinamais


  • Isi informasinya website selalu berubah-ubah,
  • Isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website.
  • Menggunakan teknik server side programming, yaitu script/pemprogamman yang diterjemahkan dan di jalankan pada sisi server yang hasil eksekusinya dikirimkan ke client, contohnya adalah script PHP, ASP, dll
3. WEB SERVER & WEB BROWSER

     
      3.1 Web server, yaitu suatu komputer dan software yang menyimpan serta mendistribusikan data ke komputer client  melalui internet yang meminta informasi tersebut, software webserver ini diantaranya : Apache, MySQL, dan PHP. Sebut saja dengan hostingan, atau kalau di komputer lokal juga bisa dengan menggunakan program PHPTriad, Apache2Triad Xammp, dll.

      3.2 Web Browser, yaitu software atau program yang beroperasi untuk melakukan proses permintaan dari server dan menampilkannya di mata client, sehingga informasi tersebut dapat diakses, contohnya adalah : IE, Mozilla Firefox, Opera, Clock, Google Chrome, dll

4. Istilah - istilah dalam WEB SITE
  • URL (Uniform Resource locator) adalah rangkaian karaketer menurut format standar tertentu, yang di gunakan untuk menunjukkan alamatsuatu sumber seperti dokumen dan gambar di internet
  • Homepage yaitu halaman awal ketika kita membuka sebuah browser
  • HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah sebuah protokol untuk meminta dan menjawab antara client dan server.

Teknik Informatika S1 | Institut Teknologi Nasional Malang


Latar Belakang Tentang INFORMATIKA ITN MALANG
Berdirinya Program Studi Teknik Informatika diawali dengan berdirinya Konsentrasi Teknik Komputer dan Informatika yang bernaung di bawah Program Studi Teknik Elektro pada tahun 2004, dan telah diterima secara baik oleh masyarakat. Mengingat kebutuhan Teknik Informatika dalam pembangunan masyarakat dan dunia industri yang semakin meningkat dari tahun ke tahun, Teknik Informatika akhirnya diwujudkan dalam sebuah Program Studi Strata Satu sejak tahun 2008 berdasarkan Ijin Penyelenggaraan Program Studi Teknik Informatika (S1) dari Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 2002/D/T/2008. Dengan demikian penyelenggaraan Program Studi Teknik Informatika telah dipayungi secara resmi dibawah koordinasi Departemen Pendidikan Nasional Dirjen Dikti. Oleh karena itu, proses pengembangan Program Studi Teknik Informatika lebih lanjut dapat diwujudkan dengan baik dan terprogram.

Kurikulum yang diacu dalam menjalankan proses belajar dan mengajar di Program Studi Teknik Informatika S-1 mengikuti kurikulum yang dikeluarkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Teknik Informatika dan Komputer (APTIKOM) serta standar kurikulum internasional bidang informatika yang diformulasikan oleh Association for Computing Machinery (ACM) dan Computer Society dari Institute for Electrical and Electronic Engineers (IEEE-CS), yaitu Computing Curricula. Bahan kajian yang tercakup dalam kurikulum ini meliputi:

• Pemrograman Komputer dan Rekayasa Perangkat Lunak

• Database dan Sistem Informasi

• Pengolahan Citra dan Komputer Grafis

• Sistem Komputer dan Jaringan Komputer

• Matematika dan Kecerdasan Buatan

• Technopreneur dan Riset Teknologi Informasi

• Pendidikan Karakter dan Anti Korupsi

• Penelitian dan Komunikasi

• Bidang Keahlian Khusus

Tujuan disusunnya kurikulum ini adalah untuk memperlihatkan secara jelas pemenuhan standar kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan Teknik Informatika S-1, sehingga sumber daya manusia yang dihasilkan dapat diserap oleh kebutuhan masyarakat dan dunia industri baik dalam skala lokal, nasional, maupun global. Untuk memenuhi tujuan diatas, proses penyusunan kurikulum mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Dengan metode ini maka berbagai aspek yang berpengaruh dalam pembentukan sumber daya manusia yang kompeten di bidang Teknik Informatika didefinisikan secara seksama dan terencana, yaitu meliputi aspek profil lulusan, kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki oleh lulusan Teknik Informatika baik dari sisi hardskill maupun softskill, bahan kajian yang diperlukan dalam pembentukan kompetensi, prosedur penyampaian bahan kajian, serta keterkaitan antar bahan kajian untuk membentuk keahlian khusus yang menjadi ciri Program Studi Teknik Informatika S-1 ITN.

Minggu, 18 Februari 2018

ITN MALANG | Institut Teknologi Nasional


Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang bermula dari Akademi Teknik Nasional (ATN) Malang yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional Malang pada tahun 1969 dengan 2 Jurusan yaitu Teknik Mesin dan Teknik Sipil, dan pada tahun 1980 membuka jurusan baru antara lain : Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Tekstil, Teknik Arsitektur. Dengan pertimbangan ingin memberikan pendidikan sampai dengan tingkat sarjana (S-1), pada tahun 1981, ATN Malang dikembangkan menjadi ITN Malang dengan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0104/0/1983 yang diterima pada tahun 1983 terdiri dari 2 Fakultas yaitu Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP). FTI membawahi jurusan/program studi jenjang S-1 : Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Tekstil, dan jenjang D-III : Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Industri. Sedangkan FTSP membawahi jurusan/program studi jenjang S-1 : Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur, untuk jenjang D-III : Teknik Sipil.
Pada awalnya ITN Malang menempati areal kampus seluas 4 Ha di Jalan Bendungan Sigura-gura No. 2 Malang. Dengan jumlah mahasiswa ITN Malang semakin meningkat, maka upaya pengembangan sarana dan prasarana dalam dalam mendukung proses pembelajaran terus dilakukan. Pada tahu 1998 ITN membangun kampus II yang dirancang sebagai kampus terpadu yang menempati areal seluas 35 Ha dari lahan seluas 65 Ha yang dimiliki ITN Malang. Pada Tahun 2000 Kampus II tersebut digunakan dan ditempati oleh jurusan/ program studi Teknik Mesin S1, Teknik Elektro S-1, Teknik Industri S1, Teknologi Tekstil S1, dan Teknik Elektro D-III.
Pada tahun 1982 ITN Malang membuka kembali jurusan/program studi baru, untuk di FTI menambah jurusan/program studi Teknik Gula, sedangkan di FTSP menambah jurusan/program studi Teknik Pengairan, Teknik Planologi, dan Teknik Geodesi. Untuk memenuhi kebutuhan Sarjana Teknik di Indonesia dari berbagai bidang keahlian, pada tahun 1985 ITN Malang menambah lagi jurusan/program studi baru, yaitu jurusan/program studi Teknik Elektronika S-1 di bawah FTI, dan jurusan/program studi Teknik Lingkungan di bawah FTSP.
Pada tahun 1985 ITN Malang pertama kali berhasil meluluskan Sarjana bergelar Insinyur yang terdiri dari 6 orang dari Jurusan Teknik Mesin dan 8 orang dari Jurusan Teknik Sipil, sedangkan lulusan pertama Magister Teknik Program Pascasarjana pada tahun 2002 terdiri dari 4 orang lulusan Manajemen Industri dan 1 orang lulusan Manajemen Konstruksi.
Pada tahun 2000, ITN Malang membuka Program Pascasarjana (S2) Magister Teknik berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi ( Dirjen DIKTI ) No. 75/Dikti/Kep/2000 dengan dua Program Studi yaitu Program Studi Teknik Industri Konsentarsi Manajemen Industri dan Program Studi Teknik Sipil Konsentrasi Manajemen Konstruksi.
Dengan demikian, sampai tahun 2004 di ITN Malang telah menyelenggarakan pendidikan di tingkat Program Pascasarjana (S-2) dengan 2 (dua) Program Studi, yaitu ; Program Studi Manajemen Industri dan Program Studi Manajemen Konstruksi. Di tingkat Sarjana (S-1) dan Diploma Tiga (D-III) dengan dua Fakultas yaitu ; Fakultas Teknologi Industri (FTI) membawahi 10 jurusan/ program studi, diantaranya ; Teknik Mesin S1, Teknik Elektro S1, Teknik Industri S1, Teknik Kimia S1, Teknik Tekstil S1, Teknik Gula dan Pangan S1, Teknik Elektronika S-1, Teknik Mesin D III, Teknik Elektro D III dan Teknik Industri D III. Sedangkan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) membawahi 8 jurusan/ program studi, yaitu Teknik Sipil S1, Arsitektur S1, Teknik Pengairan S1, Teknik Planologi S1, Teknik Geodesi S1, Teknik Lingkungan S1, Teknik Sipil D III dan Teknik Geodesi D III.
Dengan pertimbangan besarnya minat masyarakat yang belajar di bidang informatika, pada tahun 2008 ITN Malang membuka jurusan/program studi Teknik Informatika S-1, sedangkan konsentrasi Teknik Komputer dan Informatika yang ada di jurusan/program Teknik Elektro dirubah menjadi konsentrasi Teknik Komputer. Disamping itu, sehubungan dengan terjadinya penurunan minat masyarakat yang belajar di jurusan/program studi Teknik Geodesi D-III, maka pada tahun 2008 dilakukan penutupan.
Pada tahun 2009 jurusan/program studi Teknik Elektro membuka konsentrasi Teknik Telekomunikasi.
Jumlah mahasiswa ITN Malang sampai tahun 2011 mencapai 4572 orang mahasiswa yang berasal berbagai propinsi di seluruh Indonesia dan Negara Timor Leste, sedangkan lulusan atau alumni ITN Malang telah mencapai 29.652 orang, dan mereka telah bekerja di instansi pemerintah, swasta, serta industri.
Rencana pengembangan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang mengacu pada Rencana Strategis (RENSTRA) 2002 – 2012 terevisi yang didasarkan pada HELTS 2003 – 2010 DIKTI dan prinsip Good University Governance (GUG). Rencana pengembangan jangka pendek, menengah, dan panjang ITN Malang diturunkan dari Visi, Misi, dan Renstra yang dijabarkan dalam peta jalan (road map) ITN Malang, yaitu : Fase 1 (2005 – 2010) Peningkatan Kapasitas dan Modernisasi, Fase II (2010 – 2015) Penguatan Pelayanan Prima untuk Pencapaian Daya Saing Nasional, Fase III (2015 2020) Pencapaian Daya saing Regional, dan Fase IV (2020 – 2025) Pencapaian Daya Saing Global dan tercapainya Entitlement/Word Class University. Setiap fase mempunyai keterkaitan yang koheren satu dengan lainnya, sehingga keberhasilan pada satu fase sangat ditentukan kinerja pada fase sebelumnya.
Pada saat ini ITN Malang memfokuskan pada rencana pengembangan Fase II (2010 – 2015), yaitu penguatan layanan prima untuk pencapaian daya saing nasional. Keberhasilan kinerja pada fase ini ditentukan oleh tercapainya : (a). Pengembangan Tata Kelola, (b). Penguatan Citra Institusi, (c). Pengembangan Good University Governance (GUG), dan Akreditasi Institusi.
Dalam mencapai sasaran Fase II dan berkelanjutan pada fase berikutnya, setiap akhir kegiatan semester, ITN Malang selalu memonitoring dan mengevaluasi kinerja yang dilakukan oleh masing-masing unit kerja, sehingga prinsip dasar yang menjadi rujukan pada saat ini (Fase II) akan dapat terealisasi sesuai dengan rencana.